Pengembangan Kepribadian

PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN adalah sebuah wawasan pengetahuan dan ketrampilan manusia yang bersifat sangat luas, dikaitkan dengan Ilmu Pengetahuan, PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN itu merupakan Perpaduan dari gabungan beberapa disiplin ilmu, yang diantaranya ; Ilmu phsykologi, Ilmu komunikasi, Sosial, Filsafat, Seni, Antropologi, Budaya dasar, Sumber Daya Manusia, Manajemen, Arkeologi, Antropologi, Kesusastraan, Pedagogi, Ilmu ketrampilan khusus dan lain sebagainya yang terkait dengan Diri Pribadi manusia sesuai dengan kebutuhan dan perubahan gaya hidup serta kemajuan jaman. Yang dimaksud dengan KEPRIBADIAN adalah “Segala sesuatu yang mendasari Kebiasaan, Sikap, Pola Reaksi (pengenalan diri, cara berpikir dan bertingkah laku, cara merasa, cara mengendalikan diri, cara mengungkapkan dirinya, cara menggali potensi dirinya, memupuk kepercayaan pada dirinya, membentuk citra dirinya, cara berkomunikasi dan lainnya), bahkan juga cara menghadapi situasi kritis, bisa diajarkan”. Ada pembawaan – pembawaan khusus yang dapat diarahkan, diajarkan dan diterapkan oleh setiap individu yang mana bisa ditempuh melalui pelatihan – pelatihan atau pendidikan, kursus – kursus yang melatih dan mengajarkan PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN, baik secara “luar” (menyangkut Penampilan, Etiket, Sikap Tubuh, Ketrampilan, Kecantikan, dan lain – lain secara lahiriah), maupun “dalam” (menyangkut Sikap Hidup, Cara Berpikir, dan lain – lain), PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN “adalah suatu proses yang mengasah sifat – sifat baik pada diri seseorang dan mengurangi sifat – sifat yang buruk”. Hal ini lebih ditekankan pada PENGEMBANGAN DIRI, karena pada dasarnya PENGEMBANGAN DIRI adalah “mengembangkan potensi – potensi yang dimiliki seseorang”, agar bisa terwujud lebih efektif dan efisien. Setiap individu adalah makhluk ciptaanNYA yang unik dan spesifik, sebagai manusia kita tumbuh dan berkembang bersama orang lain, oleh karenanya dibutuhkan manusia lain. “Tidak mungkin ia berkembang sorang diri. Ia butuh orang lain untuk menyampaikan idenya, hasil karyanya, aspirasinya. Dalam mencapai cita – citanya atau tujuan hidupnya. Karena itu manusia berkembang bersama orang lain dan lingkungannya”. Namun karena kita ini manusia yaitu satu – satunya makhluk yang mempunyai kemampuan berbahasa, maka agar bobotnya seimbang dalam PENGEMBANGAN KEPRIBADIANYA haruslah ditunjang dalam “Kemampuan Berkomunikasi dan Kemampuan Menyatakan Dirinya, Kemampuan Menyesuaikan Dirinya serta Kemampuan Membawakan Dirinya” melalui jalur PENGEMBANGAN DIRI. Berapa lamanya seseorang bisa berubah menjadi lebih baik ? jawabannya tergantung pada masing – masing individu, ada orang yang mengikuti pelatihan atau kursus selama tiga bulan lantas melejit menjadi orang yang mantap. Tapi ada juga yang seumur hidup tidak ‘jadi – jadi”. Seorang tokoh dan pakar dalam PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN membuat suatu “standar tentang jenjang Pengembangan seseorang”. FREUD seorang tokoh memberi pendapat atau pandangan berdasarkan hasil penelitian, pengamatan dan pengalamannya, Ia berpendapat bahwa PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN yang berarti MENGEMBANGKAN DIRI membutuhkan waktu minimal enam tahun. Mengapa adanya standar? Karena, pada dasarnya PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN tidak dibatasi oleh umur, atau kurun waktu tertentu dan harus dilakukan atau dicapai setahap – demi setahap sesuai dengan prosesnya, dan tidak dapat diraih dalam satu tahap saja. Begitu pula pendapat ERICSON, dalam penelitiannya mengatakan bahwa “tahapan pengembangan itu bisa sampai usia 65 tahun atau lebih, dan terus – terus bertahap selama waktu berputar” Untuk MENGEMBANGKAN KEPRIBADIAN, perlu punya motivasi. “Orang tidak akan mungkin berubah kalau ia tidak mau berubah”. Tetapi Motivasi saja belumlah cukup, “Orang itu harus tahu kemampuannya dan batas kemampuannya. Untuk apa ia melakukan, apa kendalanya, baik dari dalam dirinya maupun dari luar dirinya dan dari lingkungannya. Dengan demikian usaha PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN yang berarti MENGEMBANGKAN DIRINYA bisa lebih efisien”. Oleh karenanya, seseorang harus mengerti benar apa dan bagaimana KEPRIBADIAN itu sendiri, seseorang harus dapat menerima dirinya dahulu sebelum berusaha mengembangkan kepribadiannya, karena sebenarnyalah Kepribadian dasar itu sudah terbentuk sejak kecil dan tidak dapat diubah. Tapi cara mempersepsikan sesuatu, bisa terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Dunia terus berputar, perubahan – perubahan merupakan hakekat hidup. Perkembangan jaman berjalan terus, sehingga ada saja masalah, topik yang menarik yang dapat kita selalu bicarakan bersama dalam bidang – bidang yang tentu menarik untuk diketahui sehubungan dengan usaha kita sebagai manusia untuk terus mengasah dan memperkaya diri

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: